Wednesday, December 5, 2018

Ajian Mata

Ajian Mata


Sidang Cerai Perdana Gading Marten dan Gisella Anastasia Ditunda

Posted: 04 Dec 2018 11:51 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Sidang perdana perceraian pasangan selebriti Gading Marten dan Gisella Anastasia digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018).

Pengacara Gisella Anastasia, Andreas Sapta dan pengacara Gading Marten Kriss Salam hadir di persidangan, baik Gisella Anastasia maupun Gading Marten tak nampak hadir di persidangan perceraian mereka.

Sidang dimulai pada sekitar pukul 10 45, dan tertutup untuk umum

"Sidang perkara perceraian antara Saudari Gisella Anastasia dan Saudara Gading Marten dibuka dan tertutup untuk umum," ujar ketua majelis hakim.

Tak sampai 10 menit sidang berakhir karena terpaksa harus ditunda akibat ketidakhadiran Gisella Anastasia selaku penggugat.

"Kita memang secara patut kita punya surat kuaasa memberikan ke hakim. Namun, setelah duduk didalam, mba gisel tidak hadir," ujar pengacara Gisella Anastasi, Andreas Sapta usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Rabu (5/12/2018).

Kuasa Hukum Gisel, Sidang Cerai Perdana Gading Marten dan Gisella Anastasia Ditunda
Kuasa Hukum Gisel, Andreas Sapta. Sidang Cerai Perdana Gading Marten dan Gisella Anastasia Ditunda

Gisella Anastasia sendiri absen dipersidangan perceraian pertamanya tanpa keterangan apapun.

Lanjut ke halaman berikutnya

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/sidang-cerai-perdana-gading-marten-dan-gisella-anastasia-ditunda

Taspen Klarifikasi Utang Rp 222 Triliun

Posted: 04 Dec 2018 11:36 PM PST

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Taspen mengklarifikasi sebagai salah satu BUMN dengan utang terbesar. Hal ini didasari terkait apa yang terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi VI DPR RI Senin (3/12/2018) lalu.

Sekretaris Perusahaan, Dodi Susanto dalam rilisnya yang diterima tribunnews.com, Rabu (5/12/2018) menjelaskan pada laporan keuangan PT Taspen (Persero) disajikan liabilitas per 31 Desember 2017 sebesar Rp 216,42 Triliun dan prognosa 2018 sebesar Rp 222, 87 Triliun.

"Perlu diperhatikan bahwa liabilitas bukan merupakan pinjaman atau pendanaan.Namun terdiri dari cadangan premi untuk memenuhi kewajiban pembayaran klaim pada saat jatuh tempo (PNS Pensiun, Meninggal dan Keluar) serta Dana Akumulasi Iuran Pensiun (AIP) yang merupakan Dana Iuran Pensiun Peserta PNS serta hasil pengembangan," ujarnya.

"Disebut liabilitas karena merupakan kewajiban dari Taspen untuk membayarkandana tersebut kepada peserta," lanjutnya.

Ditegaskan dalam RDP pula, Direktur Keuangan Taspen, Helmi Imam Satriyono telah mengklarifikasi hal tersebut dengan menyampaikan bahwa liabilitas tersebut terdiri dari Dana AIP dan cadangan premi untuk pembayaran klaim peserta serta terdapat komponen Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan.

Oleh sebab itu, lanjutnya dapat disampaikan bahwa hal ini bukan merupakan utang melainkan cadangan premi yang diperuntukan bagi pembayaran klaim peserta pada saat jatuh tempo.

Di sisi lain, TASPEN selalu berkomitmen untuk meningkatkan manfaat dan kesejahteraan peserta antara lain dengan menginvestasikan dana melalui BUMN lain dalam berbagai instrumen investasi.

Dan selalu melakukan inovasi layanan untuk memberikan kemudahan bagi peserta Taspen baik aktif maupun pensiun di seluruh Indonesia. "Sesuai dengan hasil kesimpulan RDP tersebut, Taspen tidak perlu menyampaikan data tambahan upaya penyelesaian utang," ia menegaskan.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/12/05/taspen-klarifikasi-utang-rp-222-triliun

Ular Piton 3 Meter Berhasil Ditangkap di Kota Denpasar

Posted: 04 Dec 2018 11:36 PM PST

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Penemuan ular kembali terjadi di wilayah Kota Denpasar.

Kali ini ular sanca kembali ditemukan di Jalan Tukad Pakerisan Nomor 95, tepatnya di Warung Mpok Arik.

Penemuan ular ini terjadi Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 10.43 Wita.

Baca: Kata Eks Kalapas Sukamiskin Setelah Kamar-kamar Istimewa Dibongkar Jaksa KPK Dalam Sidang

Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa mengatakan ular tersebut merupakan jenis ular piton.

Ular ini memiliki panjang kurang lebih 3 meter dan berdiameter 20 cm.

Pihaknya pun langsung menerjunkan regu pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar dari Pos Juanda untuk menangkap ular tersebut.

Ariwibawa juga mengatakan, bagi yang ingin memelihara ular piton tersebut bisa langsung menghubungi BPBD Kota Denpasar.

"Ular itu nanti akan dibawa ke BKSDA, bisa juga diberikan ke pencinta reptil. Dan yang berminat untuk memelihara juga bisa, yang penting dipelihara dengan baik dan bertanggung jawab," kata Joni. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Ular Piton 3 Meter Ditemukan di Jalan Tukad Pakerisan, BPBD Akan Serahkan Pada Pencinta Reptil,

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/regional/2018/12/05/ular-piton-3-meter-berhasil-ditangkap-di-kota-denpasar

Penembakan di Papua Tidak Ganggu Pembangunan Trans Papua

Posted: 04 Dec 2018 11:21 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan insiden penembakan 31 pekerja proyek jembatan di Kali Yigi-Kali Aorak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga tidak akan mengganggu pembangunan Trans Papua.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, pembangunan Trans Papua akan tetap dilanjutkan.

"Saya kira tidak mengganggu, pembangunan akan tetap berlanjut," kata Basuki Hadimuljono saat jumpa pers di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (4/11/2018). 

Insiden penembakan itu terjadi di dua lokasi proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Istaka Karya (Persero), di kilometer 102+525 di Kali Aorak dan kilometer 103+975 di Kali Yigi.

Jembatan tersebut termasuk dalam segmen kelima di proyek Trans Papua di ruas Mamugu-Wamena sepanjang 278 kilometer.

Basuki mengatakan, dalam ruas Wamena - Mamugu, ada 35 jembatan yang pembangunannya ditugaskan kepada dua perusahaan BUMN, PT Istaka Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya.

PT Istaka Karya ditugaskan membangun 14 jembatan dan 21 jembatan dikerjakan PT Brantas Abipraya.

Progresnya, saat ini Istaka telah membangun 11 jembatan, sedangkan PT Brantas Abipraya telah membangun 5 jembatan.

Berdasarkan rekomendasi dari TNI dan Polri, Kementerian PUPR menghentikan sementara proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Istaka Karya (Persero).

"Dengan kejadian tadi pagi seluruh pekerjaan kita hentikan, dari Mamugu sampai ke Wamena sampai menunggu wilayah kondusif," ujarnya.

Trans Papua adalah jalan nasional yang menghubungkan Papua Barat dan Provinsi Papua dengan total panjang mencapai 4.330,07 kilometer.

Infrastruktur itu dibangun untuk menghubungkan daerah-daerah yang masih terisolasi.(*)

Baca: Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tetap Lanjut Demi Wujudkan Keadilan Sosial

Baca: Komnas HAM Kecam Pembunuhan 31 Pekerja Proyek Trans Papua

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/penembakan-di-papua-tidak-ganggu-pembangunan-trans-papua

Pertanyakan Tugas Stafsus Presiden di Papua, Komnas HAM: Pemerintah Terlalu Fokus di Infrastruktur

Posted: 04 Dec 2018 11:21 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah bertindak tegas atas kasus pembunuhan yang menimpa 31 pekerja proyek Trans Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga.

Koordinator Penegakan HAM, Komnas HAM Amiruddin Al Rahab mempertanyakan kinerja Staf Khusus Kepresidenan Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya, yang dianggap tidak memberikan langkah konkret untuk pencegahan pembunuhan di Papua.

Dirinya menilai pemerintah terlalu fokus membangun infrastuktur tanpa memperhatikan langkah pencegahan kekerasan.

"Kita bilang komunikasi yang lebih baik dengan semua pihak di Papua, makanya ada staf khusus soal Papua di presiden. Tapi saya tidak tahu staf khusus itu apa yang dibikin. Ini kan salah satu contoh bagaimana merespons perkembangan," kata Amiruddin di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Baca: KPK: Penggeledahan Kantor Pusat PJT II Jatiluhur Terkait Kasus Jasa Tirta

Namun, dikatakan Amiruddin, hasil dan langkah-langkah yang dilakukan staf khusus presiden di Papua tidak banyak yang mengetahui.

"Masalah di Papua ini memang sudah lama, dan karena sudah lama makanya yang kita tunggu itu adalah apa langkah-langkah ini semua," lanjutnya.

Untuk itu, dia meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kasus tersebut.

"Ini bukan soal puas-memuas (kinerja pemerintah). Situasinya seperti itu, makanya kita ingin penanganan jadi lebih baik," pungkas Amiruddin.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/pertanyakan-tugas-stafsus-presiden-di-papua-komnas-ham-pemerintah-terlalu-fokus-di-infrastruktur

PT Istaka Karya Tidak Terima Laporan Soal Gangguan Keamanan dari Pekerjanya Sebelumnya

Posted: 04 Dec 2018 11:06 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Perusahaan PT Istaka Karya Yudi Kristanto mengatakan pihaknya tidak menerima laporan adanya gangguan keamanan sebelum Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua melakukan pembunuhan terhadap sejumlah karyawannya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Hal itu disampaikan Yudi di Kantor PT Istaka Karya di Graha Iskandarsyah, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (5/12/2018).

"Tidak ada informasi itu. Namanya musibah dan gangguan keamanan kan tiba-tiba. Saya dengar gangguan keamanan dari KKB, semua serba tiba-tiba, jadi kami tidak ada persiapan apa-apa," kata Yudi.

Terkait dengan kabar sulitnya akses komunikasi di lokasi kejadian, Yudi mengatakan komunikasi masih berjalan untuk koordinasi antara pekerja proyek di lapangan dengan kantor basecamp dan kantor perwakilan.

"Mengenai komunikasi, sebelum kejadian tetap ada koordinasi antara petugas pekerja di lapangan artinya di proyek lokasi pekerjaan dengan kantor basecamp dan kantor perwakilan itu selalu ada komunikasi," kata Yudi.

Baca: Prabowo Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Istaka Karya (Persero) Sigit Winanto menyatakan berdasarkan data sementara, ada 28 pekerjanya yang menjadi tengah bekerja di lokasi proyek ketika Kelompok Krimininal Separatis Bersenjata (KKSB) di proyek jembatan Trans Papua pada Minggu (2/12/2018).

Menurutnya, sebanyak 28 pekerja Istaka Karya tersebut berasal dari Sulawesi Selatan.

Meski begitu, menurut Sigit data yang diterima itu belum final, sebab pihaknya masih mengidentifikasi lebih lanjut jumlah korban dan identitasnya.

“Dari rilis yang kami punya itu 28 pekerja. Menyangkut jumlah yang jadi korban masih perlu kami koordinasikan dengan lokasi kejadian,” ungkap Sigit saat jumpa pers di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/pt-istaka-karya-tidak-terima-laporan-soal-gangguan-keamanan-dari-pekerjanya-sebelumnya

Fakta Terbaru Pembantaian Pekerja di Papua, Helikopter TNI Ditembaki KKB saat Evakuasi Jenazah

Posted: 04 Dec 2018 11:06 PM PST

Fakta terbaru kasus pembantaian pekerja di Papua, helikopter TNI ditembaki saat akan evakuasi jenazah Serda Handoko di Mbua.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembantaian terhadap pekerja PT Istaka Karya di Papua yang tengah melakukan proyek pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak masih berlanjut.

Seorang pekerja PT Istaka Karya yang selamat, Jimmi Aritonang menuturkan situasi yang terjadi sebenarnya saat penembakan terjadi.

Jimmi sendiri saat ini telah berhasil dievakuasi dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga menuju ke Wamena, Ibukota Jayawijaya.

Dirangkum Tribunnews dari Kompas.com, berikut fakta-fakta terbaru terkait kasus pembantaian terhadap pekerja di Papua.

Baca: Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tetap Lanjut Demi Wujudkan Keadilan Sosial

1. Kronologi kejadian

Berdasarkan penuturan Jimmi Aritonang, pekerja PT Istaka Karya memutuskan untuk libur pada Sabtu (1/12/2018) karena ada upacara peringatan yang diklaim sebagai HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM).

Sekitar pukul 15.00 WIT, Kelompok Kriminal Bersenjata kemudian mendatangi kamp PT Istaka Karya dan memaksa seluruh 25 karyawan keluar.

“Sekira pukul 15.00 WIT, kelompok KKB mendatangai Kamp PT Istaka Karya dan memaksa seluruh karyawan berjumlah 25 orang keluar, selanjutnya digiring menuju kali Karunggame dalam kondisi tangan terikat dan dikawal sekitar 50 orang KKB bersenjata campuran standar militer,” tutur Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi saat menceritakan kembali keterangan yang diperoleh dari Jimmi pada Kompas.com, Rabu (5/12/2018).

Kemudian pada Minggu (2/12/2018), 25 pekerja PT Istaka Karya digiring menuju Puncak Kabo dalam keadaan tangan terikat.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/section/2018/12/05/fakta-terbaru-pembantaian-pekerja-di-papua-helikopter-tni-ditembaki-kkb-saat-evakuasi-jenazah

Ruben Onsu Berangkatkan Umrah Pengemudi Ojol dan Penjual Spare Part Motor, Ini Kata Tya Ariesta

Posted: 04 Dec 2018 10:51 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Artis yang juga suami Sarwendah Tan, Ruben Onsu memberangkatkan seorang pengemudi ojek online dan penjual spare part motor.

Atas kebaikan yang diberikan Ruben Onsu dan keluarga, suami Sarwendah Tan itu mendapatkan banyak pujian.

Selain seorang artis, Ruben Onsu diketahui juga menjalankan banyak bagian usaha.

Satu di antaranya, Geprek Bensu.

Dikutip dari akun Instagram resmi Ruben Onsu, ayah satu anak itu mengungkapkan kebahagiaannya.

Pasalnya, bidang usaha kuliner, Geprek Bensu sudah berusia satu tahun.

Merayakan satu tahun Geprek Bensu, Ruben Onsu pun memberikan hadiah berangkat ibadah Umrah bagi dua orang yang beruntung.

Dua orang tersebut adalah Asep, penjual spare part motor dan Eman, seorang pengemudi ojek online.

Sambil membagikan video Asep dan Eman di Makkah, Arab Saudi, Ruben Onsu menuturkan bahwa dirinya merasa bahagia dan terharu.

"Terharu, senang dan segala hal suasana saya saat ini," kata Ruben Onsu.

Halaman Selanjutnya>>> Berangkatkan Umrah Pengemudi Ojol dan Penjual Spare Part Motor, Ruben Onsu Banjir Pujian

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/ruben-onsu-berangkatkan-umrah-pengemudi-ojol-dan-penjual-spare-part-motor-ini-kata-tya-ariesta

Komnas HAM Libatkan Elemen Sipil dalam Pencarian Fakta Lapangan soal Pembunuhan di Papua

Posted: 04 Dec 2018 10:36 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa pembunuhan yang dilakukan terhadap 31 pekerja PT. Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membuat Komnas HAM terjun langsung untuk mencari fakta-fakta di lapangan.

Hal itu dikatakan Koordinator Subkomisi Pemajuan Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat.

Melalui perwakilan di Papua, dikatakan Beka, Komnas HAM melakukan pendekatan yang lebih strategis.

"Berdasarkan keputusan sidang paripurna, akan mengadakan studi komprehensif untuk bagaimana mencari solusi bagi Papua," ujarnya, Rabu (5/12/2018).

Beka menjelaskan bagaimana aspek-aspek pendekatan yang mengedepankan dari pendekatan keamanan hingga Hak Asasi Manusia.

"Baik sipil, hak sipil politik, ekonomi politik, sosial budaya," lanjutnya.

Pendekatan tersebut, dikatakan Beka, tentu juga melibatkan masyarakat Papua, mulai dari masyarakat sipil hingga pejabat.

"Selama ini kan hanya dari aparat penegak hukum. Kami ingin mencari data dari elemen yang lain," ujarnya.

Sehingga diharapkan, tercipta solusi bersama dan tidak terpusat. "Solusi itu tidak datang dari Jakarta saja, tapi juga masyarakat Papua, sehingga bisa seimbang," pungkasnya.

Polda Papua membenarkan adanya informasi 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dibunuh kelompok KKB.

Sebanyak 31 orang yang bekerja perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya, yang saat ini bekerja untuk membuka isolasi di wilayah pegunungan tengah Papua itu, sampai saat ini jenazahnya belum bisa diambil.

Sebab, lokasinya jauh dari ibukota Nduga dan Kabupaten Jayawijaya yang terdekat dari wilayah pembangunan jembatan.

Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengungkapkan, bersama Kapolda Papua akan langsung ke lokasi terkait informasi 31 pekerja yang dikabarkan tewas dibunuh kelompok KKB

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/komnas-ham-libatkan-elemen-sipil-dalam-pencarian-fakta-lapangan-soal-pembunuhan-di-papua

El Barack Tulis 'Daddy' di Foto Richard Kyle, Jessica Iskandar: Tuhan Selalu Kabulkan Permintaanmu

Posted: 04 Dec 2018 10:36 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Putra semata wayang Jessica Iskandar, El Barack kembali menyebut Richard Kyle dengan sebutan Daddy alias ayah.

El Barack sebelumnya menyebut kekasih Jessica Iskandar, Richard Kyle sebagai ayah di depan kelas.

Ucapan El Barack itupun disaksikan teman-teman dan gurunya.

Jessica Iskandar dan Richard Kyle diketahui belum meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.

Sebutan ayah untuk Richard Kyle pertama kali diunggah melalui akun Instagram Jessica Iskandar pada Kamis lalu (25/10/2018).

Lantas, belum lama ini, putra semata wayangnya Jessica Iskandar, El Barack kembali menyebut Richard Kyle dengan sebutan Daddy.

Hal tersebut tampak pada akun Instagram resmi Jessica Iskandar, Selasa (4/12/2018).

Namun, berbeda dengan aksi yang dilakukannya pada kali pertama El Barack memanggil Richard Kyle dengan sebutan Daddy.

Kini, El Barack menempelkan sebuah tulisan pada foto mereka bertiga, Jessica Iskandar, Richard Kyle dan dirinya.

Dalam foto tersebut tampak El Barack memegang balon yang tengah digendong oleh Richard Kyle.

Halaman Selanjutnya>>> Pamer Potret Bersama Richard Kyle, El Barack Tulis Kata Daddy, Jedar: Tuhan Kabulkan Permintaanmu

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/el-barack-tulis-daddy-di-foto-richard-kyle-jessica-iskandar-tuhan-selalu-kabulkan-permintaanmu

Menko PMK: Pentingnya Penguatan Kapasitas Seluruh Negara Anggota WHO

Posted: 04 Dec 2018 10:21 PM PST

Kesiapsiagaan menghadapi darurat kesehatan merupakan isu yang sangat strategis bagi seluruh negara di dunia. Hal ini dikarenakan bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, khususnya di negara-negara rawan bencana termasuk Indonesia.

Demikian pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam Sesi Panel Diskusi 2: Perspektif Negara Mengenai Kesiapansiagaan untuk Keadaan Darurat Kesehatan pada Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam Menghadapi Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat “Tantangan dan Peluang di Wilayah Perkotaan”. KTT diselenggarakan di Lyon, Perancis 3-4 Desember 2018.

Menurut Menko PMK, Indonesia terletak di sepanjang wilayah geografis yang rentan terhadap kejadian bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir, dan tanah longsor. Indonesia juga rentan terhadap berbagai penyakit menular dan tropis terabaikan, yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat, termasuk yang berpotensi menyebabkan wabah penyakit dan pandemi.

Di sisi lain, lanjut Menko PMK, upaya pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sejumlah kota padat penduduk di Indonesia mengalami urbanisasi. Kondisi tersebut menempatkan kota-kota ini pada resiko penyakit kesehatan masyarakat yang lebih besar.  

“Saya akan memberikan Anda beberapa perspektif mengenai kepadatan penduduk di kota-kota kami. Ibukota Indonesia, Jakarta, adalah kota terpadat di Indonesia dengan lebih dari 15 (lima belas) ribu orang per kilometer persegi, diikuti oleh Bandung, Yogyakarta, Solo, Tangerang, Bekasi, Banjarmasin, Surabaya, Medan, dan Bogor dengan kepadatan penduduk lebih dari 10 (sepuluh) ribu orang per kilometer persegi,” jelas Menko PMK.

Untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam keadaan darurat kesehatan masyarakat, Menko PMK menjelaskan bahwa Indonesia telah mengeluarkan kebijakan dan strategi yang diperlukan, terutama melalui pembangunan sistem kesiapsiagaan dan respon tanggap nasional. “Di tingkat nasional, kami memiliki lembaga khusus yang bertanggung jawab untuk mengelola dan memitigasi bencana (BNPB), dan lembaga serupa di tingkat provinsi dan kabupaten,” tambahnya.

Pemerintah Indonesia juga telah membentuk unit khusus, yaitu unit krisis kesehatan pada Kementerian Kesehatan, yang didukung oleh unit-unit serupa di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota di seluruh Indonesia. Unit Krisis Kesehatan dilengkapi dengan Pusat Operasi Darurat (Emergency Operation Center) yang didukung oleh Pusat Darurat Kesehatan Masyarakat (Public Health Emergency Operation Center).

Tingginya tingkat kedaruratan kesehatan, terutama di daerah perkotaan, lanjut Menko PMK, mendorong Kementerian Kesehatan untuk melakukan terobosan penting terkait perampingan layanan darurat kesehatan, yang dikenal sebagai 119 Emergency Service. Layanan ini memungkinkan warga untuk menghubungi dan mendapatkan layanan medis darurat menggunakan kode akses 119 gratis.

Menurut Menko PMK, ini adalah upaya kerja sama yang dilakukan antara pemerintah nasional dan kabupaten/ kota yang mengintegrasikan layanan dibawah Pusat Komando Nasional (National Command Center/NCC) yang terletak di Kementerian Kesehatan dan Pusat Keamanan Publik (Public Safety Center/PSC) yang terletak di daerah.

“Saya akan menyimpulkan pernyataan ini dengan menekankan pada pentingnya penguatan kapasitas dari seluruh negara anggota WHO, baik di tingkat nasional hingga  tingkat daerah dengan menggunakan pendekatan multisektor dan One Health principles dalam impelementasi kesiapsiagaan dan tanggap terhadap keadaan darurat kesehatan masyarakat,” kata Menko PMK.

Hadir dalam Sesi Panel 2, Wenjiang Wang, dari RRC, Mohammad Assai Ardakani dari Iran, Bryan Inho Kim dari Korea Selatan,Harinirina Raseheno dari Madagaskar, Olobunmi Ojo dari Nigeria, Vyachelsav Smolensky dari Rusia, dan Mine Yenice dari Turki. KTT WHO juga diikuti delegasi 23 negara, 8 walikota, pimpinan daerah, serta para mitra organisasi internasional. (*)

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/kemenko-pmk/2018/12/05/menko-pmk-pentingnya-penguatan-kapasitas-seluruh-negara-anggota-who

Lama Tak Kelihatan, Geisha Ternyata Tengah Mempersiapkan Video Klip Lagu Baru

Posted: 04 Dec 2018 10:21 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lama tak naik panggung, grup musik Geisha tengah mempersiapkan lagu baru berjudul kembali pulang.

Hal tersebut diakui gitaris grup musik tersebut, Roby dalam jumpa pers di sebuah cafe, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

Roby mengaku, selama ini seluruh personel Geisha sibuk membuat video klip untuk lagu baru tersebut di negeri Sakura beberapa waktu lalu.

"Kemarin baru saja selesai pembuatan (video) klip untuk lagu kembali pulang, dan itu dibikin di Jepang. Jadi tungggu aja, secepatnya akan keluar," kata Roby.

Roby belum mau menjelaskan lebih detail mengenai lagu yang tak lama lagi dirilis tersebut.

"Jadi tunggu aja, secepatnya akan keluar sih," tambah Roby. (*)

Baca: Geisha Nyanyikan Lagu Kering Air Mata dengan Format 3 Personel

Baca: Sempat Dikabarkan Bikin Lift Khusus Bayi di Rumahnya, Begini Penjelasan Momo Geisha

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/lama-tak-kelihatan-geisha-ternyata-tengah-mempersiapkan-video-klip-lagu-baru

Sindir Boni Hargens di ILC, Fadli Zon: Baru Satu Poin Saja Sudah Gelagapan

Posted: 04 Dec 2018 10:06 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon tampak memberikan sindiran kepada pengamat politik Boni Hargens.

Hal itu disampaikan Fadli Zon saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne, Selasa (4/12/2018) malam.

Tema yang diangkat ILC malam itu adalah "Pasca Reuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019".

Awalnya, Fadli Zon mengaku setuju dengan pernyataan politisi PAN Dedi Gumelar alias Miing soal acara Reuni Akbar 212 yang berjalan tertib, berbudaya dan tidak meninggalkan sampah.

"Ini (Reuni Akbar 212) sangat beradab, sebuah pertemuan yang sangat beradab, sebuah festival yang sangat beradab, yang dipertontonkan oleh semua peserta Reuni Akbar 212 itu."

"Bahkan sampah juga bersih dan sebagainya bersih, banyak ikut serta dari beragam latar belakang, suku ada juga beberapa umat lain," ujar Fadli Zon.

Baca: Debat soal Politisasi Reuni 212 dengan Boni Hargens di ILC, Dedi Gumelar: Saya Boleh Pulang Enggak?

Hal itu menunjukan, kata Fadli Zon, umat Islam di Indonesia sudah dewasa.

Lantas, Fadli Zon tampak menyindir Boni Hargens.

"Saya kira ini menyampaikan satu message bahwa umat islam terutama di Indonesia sudah sangat dewasa. Kalau ada orang yang masih berasumsi seperti saudara Boni yang selalu mendiskreditkan dengan kata-kata radikal."

"Kemudian, saya kira ini orang yang tidak mengerti sejarah, tidak mengerti umat Islam di Indonesia, peran dari umat Islam di Indonesia ini sangat besar."

BACA SELENGKAPNYA>>>

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/sindir-boni-hargens-di-ilc-fadli-zon-baru-satu-poin-saja-sudah-gelagapan

Sukardi Tewas Tersengat Kabel Listrik di Sawah Yang Ia Pasang Sendiri

Posted: 04 Dec 2018 10:06 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Sukardi, petani asal Desa Maduran RT 01,RW.01, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, ditemukan tewas mengenaskan usai tersengat aliran listrik di sawah, Selasa (4/12/2018).

Kejadian bermula ketika korban sedang menyemprotkan insektisida pada tanaman padinya.

Korban tidak memperhatikan kabel listrik jebakan tikus yang dipasangnya sendiri di sawah.

Saat menyemprotkan insektisida, peralatan yang dibawanya itu menyangkut kawat kabel listrik jebakan tikus.

Korban tersetrum, lalu jatuh tersungkur di tanah dan tewas seketika.

"Tanpa sadar, korban tersengat kawat aliran listrik ," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, Kompol Harmudji, Rabu (5/12/2018).

Baca: Terkuak Pembunuhan Pekerja di Nduga, Dijemput Paksa Lalu Ditembaki Saat Tangan Terikat

Menurut Harmuji, ada saksi bernama Sepakat (20) yang sempat melihat Sukardi berteriak menghalau burung yang menjarah padi di sawah.

Saksi yang mengetahui peristiwa itu menduga korban tidak sadar jika aliran listrik di dekatnya.

Sepakat sempat melihat korban terjatuh, dan ia kemudian menghubungi keluarga korban.

Anggota keluarga korban bersama petugas Polsek Maduran mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban dan mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya kabel, mesin jenset dan alat semprot milik korban.

Hasil visum yang dilakukan petugas medis menyebutkan korban meninggal karena tersengat aliran listrik pada pukul 06.00 WIB.

"Kematian korban jelas, bukan karena ada unsur sabotase atau akibat penganiayaan," kata Harmudji. (Hanif Manshuri)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Petani Lamongan Tewas Tersengat Listrik di Sawah, Bermula dari Aktivitasnya Semprotkan Insektisida,

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/regional/2018/12/05/sukardi-tewas-tersengat-kabel-listrik-di-sawah-yang-ia-pasang-sendiri

Wakil Ketua MPR Mahyudin: Pemilihan Secara Langsung Perlu Dievaluasi

Posted: 04 Dec 2018 09:51 PM PST

Indonesia telah menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden secara langsung. Wakil Ketua MPR Mahyudin berpendapat pemerintah dan DPR perlu mengevaluasi pelaksanaan pemilihan secara langsung ini.

"Evaluasi pemilihan secara langsung bukan berarti mengembalikan ke pemilihan kepala daerah dan presiden seperti pada masa lalu melainkan evaluasi soal efektivitas, efisiensi, dan dampak negatif," katanya di Samarinda, Selasa (4/12/2018), usai sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Himpunan Wanita Karya Samarinda.

Mahyudin menjelaskan pemilihan kepala daerah diatur dalam UU. Sedangkan pemilihan presiden diatur dalam UUD. Dalam UUD disebutkan pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokratis. "Ini memungkinan bagi kita untuk mengevaluasi UU dan melakukan perubahan UU," sebutnya.

Evaluasi pemilihan kepala daerah secara langsung itu, kata Mahyudin, meliputi bagaimana efektivitas dari pemilihan secara langsung, bagaimana efisiensi anggaran, dan konflik-konflik horisintal sebagai ekses pemilihan secara langsung.

"Mungkin kita bisa melakukan pemilihan gubernur secara langsung, tapi bupati atau walikota cukup dipilih oleh DPRD dalam rangka efisiensi anggaran dan mengurangi efek negatif," jelasnya.

Begitu juga dengan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung. "Tidak ada salahnya dievaluasi juga. Apakah pemilihan presiden secara langsung ini sudah tepat," ujar Mahyudin.

Dia melihat ada bibit dan potensi perpecahan secara horisontal di masyarakat. "Kalau Pilpres kita evaluasi bukan berarti harus kembali seperti dulu. Apakah sistem pemilihan ini sudah tepat atau perlu perbaikan. Apakah kita perlu mencontoh negara Amerika Serikat dengan sistem pemilihan negara bagian yang juga belum tentu pas dengan kita," paparnya.

Mahyudin menyebutkan masyarakat masih belum sepenuhnya siap dengan pemilihan secara langsung. Fakta di masyarakat menunjukkan maraknya politik uang yang membuat pemilu berbiaya mahal dan ujungnya banyak kepala daerah tersangkut kasus korupsi. "Ini bagian yang harua kita pikirkan dan evaluasi," tuturnya.

Mahyudin menginginkan Indonesia memiliki demokrasi ala Indonesia. "Kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia. Evaluasi adalah hal yang wajar untuk kita kaji kembali sistem pemilihan langsung. Tapi tidak berarti kembali seperti yang dulu," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/mpr-ri/2018/12/05/wakil-ketua-mpr-mahyudin-pemilihan-secara-langsung-perlu-dievaluasi

Live Streaming RCTI The OK! Show 12.45 WIB - 3 Rahasia Maia Estianty dan Dul Jaelani Bakal Terungkap

Posted: 04 Dec 2018 09:36 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Link live streaming RCTI The OK! Show Rabu (5/12/2018) pukul 12.45 WIB, Maia Estianty dan Dul Jaelani akan bongkar 3 rahasia mereka!

Acara The OK! Show edisi Selasa (5/12/2018) akan menghadirkan Dul Jaelani dan Maia Estianty sebagai bintang tamu.

Rencananya Maia Estianty dan Dul Jaelani bakal membeberkan 3 rahasia yang belum diketahui khalayak banyak lo.

Penasaran apa saja rahasia yang dimaksud?

Kamu bisa menyaksikan The OK! Show pada pukul 12.45 WIB via link live streaming RCTI pada bagian bawah artikel ini.

Setelah menikah dengan pengusaha tajir Irwan Mussry, kehidupan pribadi Maia Estianty makin jadi sorotan warganet.

Bagaimana tidak, belum genap satu bulan menikah kehidupan Maia Estianty dan Irwan Mussry terus diwarnai kebahagiaan.

Suami Maia Estianty adalah CEO dan President Time International, perusahaan yang fokus dalam bisnis jam tangan mewah.

Selain itu, Irwan juga menggeluti beberapa bisnis lain yang bekerjasama dengan merek-merek dunia mulai dari kosmetik hingga pakaian.

Resmi nikahi salah satu konglomerat di Indonesia ini, Maia Estiany sudah bisa dapatkan akses untuk bertemu dua selebritis dunia ini.

Link live streaming RCTI The OK! Show >>>>>

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/live-streaming-rcti-the-ok-show-1245-wib-3-rahasia-maia-estianty-dul-jaelani-bakal-terungkap

Kata Peneliti Survei LSI Denny JA soal Pengaruh Reuni 212 ke Elektabilitas Capres Jokowi-Prabowo

Posted: 04 Dec 2018 09:36 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby menilai pengaruh Reuni Akbar 212 terhadap elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden hanya terbatas pada segmen-segmen tertentu.

Hal itu disampaikan Adjie Alfaraby saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne, Selasa (4/12/2018) malam.

Tema yang diangkat ILC malam itu adalah "Pasca Reuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019".

Awalnya, Adjie Alfaraby mengatakan jika LSI belum melakukan survei terkait elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca Reuni Akbar 212.

"Pertama, adalah kalau kita bicara soal impact dari 212 terhadap elektoral, memang datanya sampai saat ini belum kita survei."

Baca: Aa Gym Menahan Tangis saat Bicara di ILC: Siapa yang Mau Hancurkan Negeri Ini?

"Artinya, secara jelas kita bisa membaca pengaruh setelah ada survei lapangan, yang akan nanti kita lakukan," ujar Adjie Alfaraby.

Dirinya lantas mengungkapkan hasil survei LSI yang dilakukan pada bulan November 2018.

Berdasarkan survei yang dilakukan dari tanggal 10 hingga 19 November 2018 tersebut, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan elektabilitas 53,2 persen.

Sedangkan angka elektabilitas untuk pasangan Prabowo-Sandiaga 31,2 persen.

Kemudian, 15,6 persen belum memutuskan atau menentukan pilihan.

 BACA SELENGKAPNYA>>>

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/kata-peneliti-survei-lsi-denny-ja-soal-pengaruh-reuni-212-ke-elektabilitas-capres-jokowi-prabowo

Fadli Zon: Pembantaian 31 Pekerja Bentuk Kegagalan Pemerintah Menjamin Keamanan di Papua

Posted: 04 Dec 2018 09:21 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai pembantaian yang menewaskan 31 pekerja PT Istaka Karya di Nduga Papua, merupakan bentuk kegagalan pemerintah dalam menjamin keamanan dan keteriban di Papua.

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (5/12/2018).

"Menurut saya pemerintah sudah gagal di dalam menjamin keamanan dan ketertiban di Papua, apalagi 31 orang meninggal," ucap Fadli.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan pembantaian tersebut menurut Fadli adalah ulah kelompok separatis.

"Sikap saya sudah jelas bahwa ini adalah gerombolan separatis yang harus ditumpas," tegasnya.

Baca: Rochy Putiray Jadi Sorotan, Macan Kemayoran Bakal Ambil Sikap : Ini Pernyataan Manajer Persija

Lebih lanjut, Fadli menilai, insiden tersebut bisa terjadi di Papua karena lemahnya pengawasan pemerintah dalam menjaga keamanan dan perlindungan terhadap Papua.

"Itu gerombolan separatis. Pemerintah ini kesannya membiarkan. Tidak melindungi warga negara dari satu ancaman fisik teror sehingga menimbulkan korban jiwa, itu sudah gagal," tandasnya.

Sebelumnya Pembunuhan sangat sadis diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Nduga, Papua, terhadap 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Minggu (2/12/2018).

Sebanyak 31 orang yang bekerja perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya, yang saat ini bekerja untuk membuka isolasi di wilayah pegunungan tengah itu, sampai saat ini jenazahnya belum bisa diambil.

Sebab, lokasinya jauh dari ibukota Nduga dan Kabupaten Jayawijaya yang terdekat dari wilayah pembangunan jembatan.

Informasi yang diterima dari berbagai sumber, para pekerja pembangunan jembatan itu diduga dibunuh lantaran mengambil foto pada saat perayaan HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/ OPM) oleh KKB tak jauh dari lokasi kejadian.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/fadli-zon-pembantaian-31-pekerja-bentuk-kegagalan-pemerintah-menjamin-keamanan-di-papua

Pasrah Cerai, Gading Marten Memilih Tak Akan Hadir di Sidang

Posted: 04 Dec 2018 09:21 PM PST

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paman dari Gading Marten, Chris Salam menyebut keponakannya itu tak akan menghadiri sidang cerai. Gading memilih pasrah dan berharap majelis hakim mengambil putusan verstek.

Gading selaku tergugat, memang tak wajib hadir dalam sidang.
Hal itu tergantung keinginan tergugat dalam mempertahankan rumah tangga.

“Tidak ada keharusan. Infonya kan kalau diperadilan itu tergugat boleh dateng atau tidak. Kalau dia mau membela haknya sebaiknya dia dateng,” kata Chris ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018).

Namun, Gading memilih untuk tidak menghadiri sidang.

Baca: Gisella Anastasia Tak Hadiri Sidang Perdana, Gading Marten Pasrah Cerai

Majelis hakim umumnya memutus verstek setelah tergugat tidak hadir dan tidak diwakilkan.

Baca: Rochy Putiray Jadi Sorotan, Macan Kemayoran Bakal Ambil Sikap : Ini Pernyataan Manajer Persija

Selama maksimal 3 kali dalam masa mediasi.

“Tapi kalo dia (Gading) pikir ‘ah yaudah lah biarin itu ga perlu dateng ya istilahnya putusannya nanti verstek’, itu bahasa bagus banget, pasrah,” kata Chris.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/pasrah-cerai-gading-marten-memilih-tak-akan-hadir-di-sidang

Nilmaizar Bertekad Pantang Main Mata meski PS Tira Terancam Degradasi

Posted: 04 Dec 2018 09:06 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih PS Tira, Nilmaizar menegaskan dirinya tidak bisa dibeli untuk dilibatkan dalam pengaturan skor pertandingan.

Hal tersebut disampaikan Nilmaizar dalam jumpa pers jelang pertandingan lanjutan Liga 1 2018, saat PSMS Medan bersua PS Tira di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (5/12/2018).

Pertandingan nanti sangat menentukan, mengingat kedua tim saat ini berada di zona degradasi.

PS Tira berada di dasar klasemen, sedangkan PSMS menempati posisi 17.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/superskor/2018/12/05/nilmaizar-bertekad-pantang-main-mata-meski-ps-tira-terancam-degradasi

Gisella Anastasia Tak Hadiri Sidang Perdana, Gading Marten Pasrah Cerai

Posted: 04 Dec 2018 09:06 PM PST

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gisella Anastasia dan Gading Marten dijadwalkan menjalani sidang perdana perceraian pada hari ini, Rabu (5/12/2018) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, sidang harus ditunda lantaran Gisel selaku penggugat tak hadir dalam sidang beragendakan mediasi ini.

Gisel pun harus hadir dalam sidang yang dijadwalkan kembali.

“Mbak Gisel memang tidak hadir untuk hari ini, majelis hakim juga berbicara kepada kami untuk sidang selanjutnya. Sebagai salah satu prinsipal penggugat itu bisa hadir untuk memenuhi hukum acara yaitu upaya mediasi dari pengadilan,” kata kuasa hukum Gisel, Andreas Sapta ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018).

Menurut Andreas, Gisel tak memberi keterangan terkait ketidak hadirannya dalam sidang.

Sidang pun kembali digelar 12 Desember 2018 mendatang.

Baca: Gisella Anastasia Belum Datang ke Pengadilan, Sidang Cerai Kemungkinan Ditunda

Dalam sidang hari ini, Gading selaku tergugat juga tak hadir.

“Aku dapat info dia nggak datang karena syuting,” kata Chris Salam.

Chris Salam yang juga paman Gading menuturkan, keponakannya selaku tergugat tak wajib datang saat sidang.

Bahkan, menurutnya Gading memutuskan untuk tak pernah hadir dalam sidang agar hakim segera memutus verstek atas perceraian ini.

“Tapi kalau dia pikir, ‘ah, yaudah lah biarin itu nggak perlu datang ya istilahnya putusannya nanti verstek’ itu bahasa bagus banget, pasrah,” kata Chris Salam.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/seleb/2018/12/05/gisella-anastasia-tak-hadiri-sidang-perdana-gading-marten-pasrah-cerai

KPK Panggil Direktur PT Sinar Mas Agro Resources and Technology untuk Kasus Suap DPRD Kalteng

Posted: 04 Dec 2018 08:51 PM PST

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK pada hari ini, Rabu (5/12/2018) memanggil Direktur PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk. Jo Daud Dharsono untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Jo Daud Dharsono diperiksa untuk Edy Saputra Suradja selaku mantan Wakil Direktur Utama PT BAP yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan tugas dan fungsi pengawasan DPRD dalam bidang perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan lingkungan hidup di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk ‎tersangka ESS," kata‎ Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (5/12/2018).

Selain Jo Daud Dharsono, KPK mengagendakan pemeriksaan untuk tiga saksi lainnya untuk Edy Saputra Suradja, yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, Kepala Bidang Pemantauan Lingkungan Provinsi Kalimantan Tengah Arianto, dan Tim Ahli Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Nicko Haryadi.

Baca: KPK Panggil Presdir PT Tower Bersama untuk Kasus Pembangunan Menara Telekomunikasi di Mojokerto

Berdasarkan informasi terakhir dari KPK, lembaga antikorupsi tersebut tengah menelusuri fakta-fakta yang ditemukan terkait dengan dugaan penerimaan suap secara lebih terperinci.

Posisi Willy Agung, CEO PT Binasawit Abadi Pratama, selaku pihak pemberi juga didalami, baik itu posisinya dalam korporasi mau pun posisinya dalam dugaan suap.

Selain itu, dugaan penerimaan terhadap anggota DPRD Kalimantan Tengah masih terus ditelusuri secara lebih rinci oleh KPK melalui fakta-fakta yang ditemukan.

KPK telah menetapkan empat tersangka yang semuanya dari Komisi B DPRD Kalimantan Tengah sebagai pihak penerima, yaitu Ketua Komisi B DPRD Kalimantan Tengah Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan, serta 2 Anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Arisavanahdan Edy Rosada.

Sementara itu, selaku pihak pemberi KPK menetapkan tersangka beberapa orang tersangka, yaitu mantan Wakil Direktur Utama PT BAP Edy Saputra Suradja, CEO PT Binasawit Abadi Pratama wilayah Kalimantan tengah bagian utara Willy Agung Adipradhana, dan Manager Legal PT Binasawit Abadi Pratama Teguh Dudy Syamsuri Zaldy.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/kpk-panggil-direktur-pt-sinar-mas-agro-resources-and-technology-untuk-kasus-suap-dprd-kalteng

Tim Gabungan TNI-Polri Temukan 4 Pekerja yang Berhasil Menyelamatkan Diri

Posted: 04 Dec 2018 08:36 PM PST

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 4 orang pekerja yang diduga menyelamatkan diri dari kelompok kriminal bersenjata.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz, menyebut keempat orang itu berhasil melarikan diri dan ditemukan tim di Distrik Mbuma, pada Selasa (4/12).

"Di distrik Mbuma tim gabungan TNI-Polri telah bertemu 4 orang pekerja yang berjalan kaki dan berhasil melarikan diri," ujar Suryadi, dalam keterangannya, Rabu (5/12/2018).

Baca: 153 Personel Gabungan TNI-Polri Diberangkatkan ke Distrik Yigi

Ia menjelaskan jika dua orang diantaranya merupakan karyawan dari PT. Istaka Karya. Sementara dua lainnya adalah karyawan Telkomsel dan petugas Puskesmas.

Dua karyawan PT. Istaka Karya diketahui ditemukan dengan luka tembak.

Adapun nama para pekerja yang berhasil ditemukan, antara lain :
1. Martinus Sampe (Karyawan Istaka) luka tembak dikaki kiri;
2. Jefrianto (karyawan Istaka) luka tembak di pelipis kiri;
3. Irawan (karyawan Telkomsel);
4. John (petugas Puskesmas).

Sebelumnya diberitakan, tim gabungan TNI-Polri telah mengerahkan 153 personelnya untuk menuju Distrik Yigi.

Hal ini merujuk pada dugaan kasus pembunuhan terhadap para pekerja PT. Istaka Karya oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/05/tim-gabungan-tni-polri-temukan-4-pekerja-yang-berhasil-menyelamatkan-diri

Lion Air: Pemesanan Boeing Masih Sesuai Rencana Awal

Posted: 04 Dec 2018 08:36 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait mengatakan, maskapai penerbangannya belum mengubah rencana pemesanan 190 pesawat jenis Boeing 737 Max.

Hal ini menjawab kabar bahwa Lion Air akan membatalkan pesanan mereka ke Boeing pasca jatuhnya pesawat PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018 lalu.

"Masih, masih (jadwal pengiriman sesuai rencana)," kata Edward Sirait di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Terkait kabar Rusdi Kirana, pemilik Lion Air, minta pemesanan pesawat senilai 22 miliar dolar AS dikaji ulang hingga dibatalkan, Edward belum bisa memastikan hal tersebut.

"Saya belum bertemu pak Rusdi, nanti dikonfirmasi dahulu," ujarnya.

Namun, Edward tak menutup kemungkinan adanya kajian ulang soal pemesanan tersebut. Lion Air, lanjutnya, masih menunggu hasil investigasi terkait jatuhnya pesawat tersebut.

"Saya tidak mengatakan ya atau tidak, tapi dari situasi ini kan kami akan mempelajari semua informasi dan data-data yang memang berkembang terkait kejadian ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Reuteurs melaporkan pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana murka karena Boeing terkesan menyalahkan Lion Air atas kecelakaan itu. Padahal, perusahaan asal Amerika Serikat itu diketahui melakukan beberapa perubahan pada desain pesawat.

Sebuah sumber mengatakan, Rusdi meminta Lion Air mengkaji ulang pemesanan dan membuka kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari Boeing.

Lion Air merupakan salah satu pelanggan terbesar Boeing yang saat ini memesan 190 pesawat yang total nilai pesanananya mencapai 22 miliar dolar AS. Saat ini, pesawat pesanan tersebut sedang ditunggu pengirimannya. Pesanan pesawat ini merupakan kelanjutan dari pembelian 197 pesawat yang telah dilakukan Lion Air sebelumnya.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/12/05/lion-air-pemesanan-boeing-masih-sesuai-rencana-awal

Tanggapi Tragedi Pembantaian di Nduga, Menhan Ryamizard Ryacudu : Bagi Saya Tidak Ada Negosiasi

Posted: 04 Dec 2018 08:21 PM PST

TRIBUNNEWS.COM - Pembunuhan tak bisa ditolerir terjadi di jalan Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12).

Sebanyak 31 pekerja pembangunan dibunuh oleh pelaku yang diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

31 Orang pekerja itu ialah karyawan dari BUMN PT Istaka Karya yang tengah bekerja membangun jembatan untuk membuka isolasi wilayah tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (5/12) Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menanggapi dengan tegas peristiwa ini.

Ryamizard yang juga pencetus pembentukan Batalyon Raider TNI AD ini mengatakan jika para pembunuh bukan lagi kelompok kriminal namun pemberontak.

Hal ini lantaran kelompok bersenjata itu juga memiliki agenda politik untuk memisahkan Irian Jaya dari NKRI.

"Mereka itu bukan kelompok kriminal tapi pemberontak. Kenapa saya bilang pemberontak? Ya kan mau memisahkan diri, (memisahkan) Papua dari Indonesia. Itu kan memberontak bukan kriminal lagi," tutur Ryamizard di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12).

Maka bisa disebut para pelaku pembunuhan adalah gerakan separatis.

Halaman Selanjutnya

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/regional/2018/12/05/tanggapi-tragedi-pembantaian-di-nduga-menhan-ryamizard-ryacudu-bagi-saya-tidak-ada-negosiasi
Share:

0 Comments:

Post a Comment